Rintisan SBI SMAN-2 Palangka Raya
SMAN-2 Palangka Raya tahun ini (2009/2010) mendapat predikat baru rintisan sekolah bertaraf internasional yang menandai era baru dan kepemimpinan baru dengan pola manajemen baru. Sebagai SMA kedua setelah SMAN-5 Palangka Raya yang telah terlebih dahulu mencapai sekolah rintisan bertaraf internasional, maka SMAN-2 Palangka Raya mulai membenahi diri dan tata kelolanya.
Maka ….. salah satu input baru (intake) melalui :
Penerimaan siswa baru akan dimulai pada tanggal 25 – 30 Juni 2009, namun karena ada pengumuman kelulusan SMP/MTs atau yang sederajat diundur ke hari Senin, kemungkinan pengembalian formulir akan dilayani pada tanggal 1 Juli 2009 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Karena itu segeralah menuju ke SMAN-2 Palangka Raya Kalimantan Tengah.
Spanduk yang berisi pengumuman penerimaan sudah dipasang di halaman sekolah.
Syarat-syarat pokok :
- Nilai rata-rata rapot kelas 7 – 9 (semester 1 – 5) min 7,00
- Nilai rata-rata UN SMP min. 6,00
- Sertifikat atau piagam perhargaa (akademik dan non-akademik) min. Juara tingkat Kabupaten/Kota setempat
- Yang berasal dari luar kota Palangka Raya melampirkan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya
Bagi yang lulus syarat administrasi akan mengikuti tes kemampuan akademik, wawancara Bahasa Inggris, tes psikologi, dan tes motivasi berprestasi.
Biaya administrasi dan seleksi menyesuaikan dengan keadaan (?)
Untuk lebih jelas dan lengkap serta informasi yang sebagaimana diharapkan agar menghubungi
SMAN-2 Palangka Raya
Jl. KS Tubun No. 02
Telp. (0536) 3222466
Palangka Raya 73111
Pengumuman Kelulusan UN SMA tahun 2009
Pengumuman kelulusan UN SMA untuk Kalimantan Tengah ditunda hingga hari Senin besok, demikian perkataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. Hardy Rampai, M.Si (jumat, 12 Juni 2009).
Namun diperkirakan kelulusan UN SMA se-Kalimantan Tengah mencapai sekitar 92 – 95%. Yang berarti akan ada 5 % – 8 % siswa SMA yang tidak lulus tahun ini. (itu prediksi saya)
Sebagaimana dilansir di Kalteng Pos(selasa, 16 Juni 2009), tingkat ketidak kelulusan siswa SMA tahun ini mencapai 6,38% dengan 2,2 juta siswa SMA yang mengikuti Ujian Nasional tahun 2008/2009
Berdasarkan pemantauan melalui media-media yang ada, Pengumuman kelulusan UN SMA siswa se-Indonesia rupanya sengaja dibuat bergiliran. Setelah sebelumnya Jawa Tengah, kemudian di Sumatera Utara, kemudian NTT, kemudian Bali dan seterusnya.
Giliran Kalimantan Tengah akan diumumkan pada tanggal 17 Juni 2009, kemungkinan besar untuk Kota Palangka Raya melalui Media Kalteng Pos (jika rencana ini tetap mengikuti hasil MKKS di SMAN-1 Bukit Batu Tangkiling). Besok (16 JUni 2009) mudah-mudahan diadakan rapat penetapan kelulusan bagi siswa SMA di Kota Palangka Raya.
Maka kita berharap saja, tidak ada 25 orang siswa smada yang disinyalir tidak lulus (menurut perkataan mantan wakasek kurikulum sman-2 yang entah dari mana dapat berita yang meresahkan semacam itu ?) Yah, kita lihat saja buktinya !
Namun saya meyakini, siswa SMAN-2 Palangka Raya dapat melampaui ekspektasi negatif tersebut !
Menghadapi TPA S-2 ?
Tes potensi akademik (TPA) umumnya adalah prasyarat kemampuan apakah seseorang dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang akan diikutinya umumnya menuju S-2 atau S-3. Biasanya TPA ini disusun oleh OTO BAPPENAS yang berjumlah sekitar 200-an soal dan harus diselesaikan dalam waktu maksimal 2,5 jam. Biaya yang dibayarkan bergantung perguruan tinggi penyelenggara, biaya normalnya Rp 300 ribuan.
Tes Potensi akademik yang perlu anda persiapkan untuk memasuki bangku kuliah S-2 (pascasarjana) :
- Pengambilan kesimpulan (induksi-deduksi) ~ Bahasa Indonesia
- Perhitungan matematika psikotes
- Tes ruang spasial
- Menentukan pola gambar
- Memilih kemiripan pola gambar dengan pola tertentu
- Analogi atau sinonim
- Lawan kata
- Kesesuaian urutan kata yang menggambarkan deretan makna relatif
- Matematika sederhana
Mudah-mudahan sedikit petunjuk ini dapat membantu saudara yang akan melanjutkan ke jenjang S-2 …
Selamat Berjuang !
Mau Mengkritik ?
Sebelum menuliskan posting ini, saya terlebih dahulu mempelajari kejadian ibu prita mulyasari melalui berbagai macam posting blog di M. Shoddiq juga blog-blog lainnya.
Ternyata memang harus … dilakukan namun dengan penuh kepatutan atau kesantunan sebagaimana komentar-komentar yang saya pelajari dari blog-blog tersebut.
Kasus ini tidaklah berat, namun cukup juga menyibak … agar ada gugus kendali mutu. Kita mulai dari yang terkecil dahulu,
Ceritanya saya angkat dari peristiwa cuci-mencuci,
Karena saat ini kesibukan keluarga bertambah akhirnya kegiatan laundry tidak bisa lagi dilakukan apalagi pembantu keluarga kami minggat dengan alasan cukup umur untuk berkeluarga. Sehingga istri saya memanfaatkan jasa laundry yang terletak di ujung jalan menuju Kantor Kelurahan Langkai kecamatan jekan raya, nah di hari pertama sebenarnya sudah ada tanda-tanda bahwa laundry ini bakal memberi masalah,
namun karena masih baru jadi biar aja
… saat itu seorang bapak meng-complain baju kaosnya yang berwarna putih terkena lunturan bercak-bercak warna biru, sementara ibu pemilik merangkap pencuci merangkap CS merangkap humas dan merangkap sebagai tenaga kuda menanggapinya dengan sepi dan mengklaim bahwa sudah melakukan gugus kendali dengan memisahkan pakaian-pakaian yang luntur dengan tidak luntur (tapi buktinya masih bisa kena lunturan hayo ? ) ….
Istri saya sebenarnya sudah aware tapi nggak ngeh ! … yah sudahlah (ini penyebab asalnya) akhirnya kami mencoba, eh besok saat diambil tidak terjadi apa-apa sampai akhirnya diputuskan untuk mencoba langganan untuk 50 kg cucian kering …
Menuju RSBI tahun 2009/2010
Hari Senin, 25 mei 2009 saya diberitahukan oleh Ibu Dra. Badah Sari, Kepsek SMAN-2 Palangka Raya yang baru (menggantikan pelaksana harian Dra. Diany Leiden yang kembali sebagai pengawas pembina di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kota Palangka Raya) bahwa beberapa waktu mendatang akan dikunjungi verifikator rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) Mr. Salman dari Direktorat P-SMA Depdiknas Jakarta.
Kaget, koq bisa ya SMAN-2 Palangka Raya dicalonkan menjadi penerima block grant ini. Padahal apa sih kelebihan SMAN-2 Palangka Raya (dulu sempat bernama SMAN-2 Pahandut) ?
36 tahun
Ada apa dengan angka 36 …
seakan semakin menua diriku …
bertambah menatap masa mendatang yang mungkin kelabu atau terang benderang
________________________________________
keep moving forward !
Kasek Korban Perampokan !
Jumat 8 Mei 2009 pukul 04.30 WIB, Taroma Duha, S.Pd yang juga Kasek SMPN-3 Kecamatan Bulik Timur telah menjadi korban keganasan kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah 4 orang. Selain almarhum, istri dan asistennya juga menjadi korban keganasan kebiadaban tersebut !
Kerugian sebesar Rp 170 juta, ATM, buku tabungan dan buku cek atas nama korban. Kejadian di Km 14 Desa Bukit Jaya Beruta Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Atas kejadian tersebut, Bupati Lamandau, Marukan segera mengadakan rapat koordinasi dengan segala unsur terkait untuk mengembalikan kondisi masyarakat yang resah akibat kejadian tersebut.
Perampok menggunakan kijang kapsul warna biru donker dan berada di sekitar Nangabulik. Saat ini tengah dilakukan pengejaran atas kawanan tersebut, menurut Kapolres Lamandau, AKBP Andreas Wayan.
Penugasan Mode Baru
Menjelang akhir tahun pelajaran 2008/2009 dan menyambut tahun pelajaran 2009/2010, semakin gencar digunakan teknologi informasi sebagai sarana penyampaian tugas maupun hasil pekerjaan. Sekilas terlihat mubazir dan memboroskan biaya, namun sebenarnya ini besar sekali manfaatnya bagi kami yang harus bolak-balik ke luar kota demi mengejar cita-cita sambil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih serius.
Sementara ini karena organisasi pengelola fasilitas teknologi informasi di sekolah benar-benar rumit dan “remuk”, maka fasilitas tersebut terbengkalai dan hanya menjadi tontonan semata tanpa digunakan secara optimal. Hendak memanfaatkan wifi, eh ternyata cuma sinyal tanpa bisa berinternet.
Padahal, besar dan berguna sekali. Sementara keadaan ini semakin hari semakin memprihatinkan ~ belum ada juga sedikit perubahan dan peralihan.
Kami prihatin kepada para siswa juga warga lain yang ingin mengoptimalkan fungsi fasilitas dimaksud, namun selalu terhalang atau lebih tepatnya dihalang-halangi oleh oknum-oknum tertentu. Sungguh ironi sekali.
Tapi menurut saya wajar saja dalam organisasi ada yang begitu, ada pro ada kontra sebab sekarang saatnya regenerasi atau reorganisasi di institusi ini. Tapi setelah kegiatan sosialisasi jardiknas kemarin, saya yakin dan percaya pimpinan sekolah kami yang baru tentu tidak akan tinggal diam menyaksikan keadaan yang “memilukan” tersebut.
Ada pepatah, Tidak ada rotan akar punjabi eh pun jadi … jadi apa ya ? Maka jika memang pelajaran TIK di kelas-kelas tidak dilaksanakan, maka pelajaran tersebut tetap terjadi dengan sendirinya di warnet atau di rumah siswa yang sudah terpasang internet he
… jadi tidak susah.
Hanya saja, bagaimana pertanggungjawaban kepada ortu dan wali siswa yang sudah mati-matian membayarkan uang tahunan yang di dalamnya terdapat biaya pengelolaan TIK
…
SMAN-2 Palangka Raya di-relokasi-kan
Menurut berita yang saya terima di Koran setempat, Minggu 19 April 2009.
Lokasi SMAN-2 Palangka Raya saat ini sudah tidak memungkinkan lagi karena dikurung kebisingan jalan, berada di tempat yang berpotensi menimbulkan intensitas kecelakaan lalu lintas tinggi serta menimbulkan gangguan lalu lintas pada jam-jam tertentu dan banyak gangguan teknis lain, yang mengganggu proses belajar mengajar.
Sehingga Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia merencanakan akan merelokasi SMAN-2 Palangka Raya ke tempat yang cocok, strategis, tenang, dan sehat.
Kantin Sehat
Berdasarkan Agenda program Bidang Pengembangan Jasmani Departemen Pendidikan Nasional, sebanyak 12 sekolah di Kota Palangka Raya diberikan Block Grant untuk penataan Kantin agar menjadi Kantin Sehat.
Apakah Kantin Sehat ?
Kantin yang mengedepankan pemenuhan gizi, pengelolaan dan pengolahan jajanan anak sekolah yang higienis serta tersanitasi dengan baik, yang bahan makanannya tidak mengandung bahan berbahaya yaitu pewarna, pengawet, dan penyedap yang berlebihan.
Melalui bimbingan teknis yang diadakan selama 2 hari di SMK Negeri-3 Palangka Raya, 4 SD, 4 SMP, dan 4 SMA yang mengirimkan utusan untuk membuat proposal dan menerima pengetahuan maupun menyebarluaskan informasi mengenai kantin yang sehat ini.
Terlambat Membawa Berkat
Semenjak tiga bulan terakhir setiap yang terlambat pasti akan mendapat jebakan di depan pagar pintu gerbang. Tak terkecuali siswa, guru yang kadang telatan pun pasti akan sengsara dan malu dibuat keadaan tersebut.
Beberapa kali saya juga harus tersangkut di pagar setiap hari rabu kadang jumat. Namun hari ini, saya harus konsisten mengingat kesekutuan dengan tatib yang juga dibebankan kepada para peserta didik. Namun apa dinyana, masih ada beberapa guru sepuh yang lebih telat 10 menit dari saya masih diperbolehkan masuk dan dengan enteng petantang-petenteng melenggang kangkung berangkat mengajar (guru bahasa perancis salah satunya
) … kemudian ada lagi yang kelas XII jurusan IPS dengan mudahnya berlenggang melompat pagar yang tidak seberapa.
Saya kemudian trenyuh melihat seorang siswa dari rombel 7 yang harus menunggu di halte dengan mulut tidak terkatup. Saya lihat juga belum sarapan, kemudian bergabung bersama kami seorang anggota Lamdha yang berasal dari ujung jalan Mesjid Raya membawa sarapan pagi lumpia saos tomat
… wow lezat (berkat pertama karena terlambat, bisa makan bersama siswa di halte angkot depan gerbang ~ walau ada rasa malu karena terlambat, tapi saya kan mengajar jam terakhir hehehe
jadi tidak masalah ! )
Tidak beberapa lama ada sebuah kendaraan …























