Kekuatan karena marah

Jika ada sesuatu yang memacetkan pikiran dan menyebabkan kebingungan maupun serba salah dalam melakukan aktivitas apa saja. Lagipula jika anda hendak beraktivitas, tiba-tiba peralatan yang hendak anda gunakan tidak ada pada tempatnya ditambah lagi jika anda mengetahui bahwa peralatan tersebut tengah dipinjam orang lain dan saat kita akan memakainya kembali alat tadi dikembalikan tidak utuh dengan beberapa bagian yang sudah tidak lagi sempurna.



Mau menyalahkan orang lain sepertinya mereka juga tidak mau disalahkan, mau menyalahkan diri sendiri apa boleh buat bahwa peralatan tersebut sudah terlanjur kembali dalam keadaan yang tidak sempurna. Maka jalan keluar dari gundah gulana dan kegalauan anda tadi adalah dengan meledakkan amarah atau meletupkan rasa marah.

Rasa marah yang tersalur akan menghasilkan energi pembuka yang kemudian perlahan-lahan dengan tetap menjaga kewaspadaan dan berusaha terus mengendalikan diri energi untuk berbuat kreatif dan terus menerima masukan maupun kritik setelah ledakan marah tadi akan mendorong Anda untuk melakukan inovasi yang tiada henti.

Energi amarah memaksa jantung untuk memompa darah sedemikian kuat dan mengejutkan. Jika ini anda lakukan dan anda mengetahui kelemahan jantung anda sebaiknya berhati-hati dan jika perlu jangan dilakukan ledakan amarah ini yang dalam bahasa Inggrisnya adalah rage of anger karena sudah tidak sesuai lagi dengan kapabilitas jantung. Ledakan amarah hanya berlaku bagi yang belum mengalami gangguan pada jantung dan memerlukan energi kreatif untuk melakukan inovasi demi mencapai suatu tujuan atau melakukan suatu keinginan yang terbendung. Perujudan dari energi kreatif dalam berinovasi dengan terciptanya metode atau alat atau cara pandang yang lebih segar sebelum rage of anger ini dilepaskan keluar dari tubuh manusia. 

Semestinya dalam menghadapi Bahrain nanti di GBK, tim Garuda harus meletupkan rage of anger ini agar menang dan bisa memperbaiki posisinya dalam klasemen penyisihan piala dunia tingkat Asia.

Walaupun akhirnya Indonesia harus mengakui kehebatan tim Bahrain !

Pengalaman ini sinergis dengan kejadian tiga tahun lalu !

Kekuatan karena marah

Menyalip Kendaraan

Kebiasaan yang saya amati sejak pertengahan tahun 2007 di mana saya sudah mengendarai mobil yaitu masih banyak dan sampai sekarang kebiasaan yang tidak santun juga cara-cara mendahului kendaraan di jalanan lintas luar kota yang semena-mena. Ada perbedaan yang mendasar pada cara-cara dan ciri-ciri mendahului kendaraan di Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan dan juga arah-arah pada lintas selatan, lintas timur dan lintas utara. Karena masing-masing memiliki keunikan sendiri tergantung dengan kondisi dan kontur jalan serta lebar dan sempitnya jalan yang tersedia.

Berikut ini adalah pengalaman-pengalaman yang saya rangkum dan rujuk ke info otomotif serta astraworld yang telah menyusun tips-tips mendahului kendaraan (baik roda 2, roda 3, roda 4 hingga roda 8 dan roda 12).

  Silakan membacanya

Menyalip Kendaraan

(Bayanganku) Ujian Nasional 2011

Sebentar lagi para siswa seantero nasional Indonesia akan mengalami drama besar yaitu Ujian Nasional. Pada zaman kami dulu disebut sebagai Evaluasi Belajar Tahap Akhir ada yang tingkat sekolah dan yang terakhir disebut EBTANAS alias Evaluasi Belajar Tahap Akhir secara Nasional. Selesai EBTA/EBTANAS siswa yang lulus memenuhi batas NEM atau dinamakan Nilai Ebta/ebtanas Murni (tapi murninya sampai mana ? ) … saya pun sampai hari ini hanya bisa BERTERIMA KASIH dan PASRAH atas kebodohan selama masa SMP/SMA dulu.

Karena dengan kebodohan dan kedunguan itu menuntun saya menjadi orang yang selalu haus informasi dan haus untuk berpikir lalu menelurkan ide-ide busuk yang gila seperti berikut :

Beberapa bayangan hal-hal yang terjadi dalam ujian nasional 2011 ini :

Menggunakan UASBN alias ujian akhir sekolah berstandar nasional. Nah, berstandar nasional berarti memenuhi syarat-syarat minimal untuk diselenggarakan ujian secara nasional menurut ukuran seminim-minimnya. Kelulusan siswa SD (sekolah dasar) masih bisa ditentukan oleh rapat dewan guru berdasarkan hasil ujian sekolahnya yang diperiksa secara nasional pula. Tidak ada ujian listening bahasa inggris atau ujian praktikum. Hanya ujian tertulis semata saja karena hanya kognitif saja yang diukur tidak ada yang lain. Karena belum ada saya mengikuti kegiatan ujian psikomotorik atau keterampilan secara nasional kecuali yang dilombakan dalam LKS SMK.

konyol namun realistis ….

(Bayanganku) Ujian Nasional 2011

Dolan Malam

Malam ini terasa sangat membosankan sehingga saya mengajak anak pertama saya untuk berjalan-jalan. Jika biasanya kami menggunakan kendaraan walaupun menuju tempat yang tidak terlalu jauh jaraknya, namun kali ini saya mengajak berjalan kaki untuk menyusuri sepanjang jalan protokol di depan tempat tinggal kami.

Jalan di bilangan terpencil ini dulunya sangat sepi sehingga sempat dinamakan tempat buang anak. Konon, karena saking sepinya hantu aja bisa nongol telanjang tanpa sehelai benang pun nongkrong kongkow layaknya preman. Di masa sekarang kejadian seperti itu sudah sulit bahkan jauh untuk ditemui, kecuali setelah menyusuri daerah ini hingga ke pedalaman.

Sepanjang jalan protokol dengan panjang lebih kurang 12 kilometer ini saat ini sudah ditumbuhi berbagai usaha rakyat kecil dan menengah, mulai dari jual buah hingga jual badan. Mulai dari dagang kelontongan hingga berdagang ketololan. Usaha perkayuan hingga usaha main kayu. Ada semua di jalan ini.
Tak pelak lagi, jalan di sekitar saya tinggal sekarang berjuluk sepanjang jalan perjuangan. Karena untuk mendapatkan tanah saja sepanjang jalan tersebut harus sampai mengeluarkan tetes darah yang tidak sedikit selain memang harus sambil berkeringat dan bermandikan peluh hingga mencret-mencret.

Menyusuri sepanjang jalan tai ayam ini

Dolan Malam