Antara RON 88 dan RON 92

Kerumunan setiap hari di SPBU tidak pernah berhenti dan berlalu, berbagai kendaraan pelat hitam dan kuning selalu menyemut dan berderet menunggu diisi dengan BBM, Blackberry Messenger (BBM) hanya mampu menampung sekitar 150 member, harganya bergantung kuota yang terus meningkat apalagi Telkomsel sudah menerapkan sistem region saat pembelian paket seluler. Jadi perlu mikir lagi jika bilang BBM ngga bakalan naik lagi.
Nah, dikatakan di koran-koran bahwa Indonesia adalah negara satu-satunya di Asia yang masih menjual dan mengonsumsi bensin premium alias bensin yang beroktan 88 – satu-satunya lagi! dengan ketiadaan kuasa menurunkan harga karena harus mengimpor dari negara lain.
Kasihan rakyat Indonesia, yang merasa tidak perlu dikasihani!
Yang merasa perlu subsidi tapi diumbar-umbar dihabis-habiskan untuk bertranportasi dengan kerentanan rusak pada mesin kendaraan. Konvoi-konvoi mudik, merayakan tahun baru, merayakan kelulusan, merayakan kemenangan dengan arak-arakan kendaraan bermotor adalah hal yang lumrah sebagai pelampiasan. Namun kendaran itu menghabiskan “minuman” dengan RON 88 !

Akhirnya Pemerintah melalui tim yang mana lagi itu, mengatakan mulai 2015 pemilik kendaraan bermotor didorong (bukan jatuh ke jurang) untuk mulai menggunakan bensin dengan RON 92 alias Pertamax.

Jika di pulau seberang, pertamax masih dijual dengan harga Rp 9.999/ liter karena ongkos angkutnya murah dan tidak seberapa terhadap stasiun pengisian bahan bakar umum. Tetapi untuk daerah-daerah di tempat saya, harga pertamax yang konon turun hanya mengalami “penurunan” Rp 150 saja! Tetap seliternya Rp 12.150 dengan alasan ongkos angkut Rp 100/kilometer.

Tetapi orang-orang di penjuru, pelosok hingga pedalaman Kalimantan Tengah mengatakan sanggup membeli bensin seperti itu sekalipun harganya Rp 20 ribu per liter. Hayo kam! Jadi tidak alasan untuk tidak menaikkan harga pertamax setinggi-tingginya dengan alasan ongkos angkut karena harga pertamax sangat mengikuti pergerakan harga minyak dunia yang saat ini terus merosot hingga 60 USD per barrel-nya.

Apakah anda penurunan harga BBM setelah kenaikan kemarin? Jangan tanya, tunggu saja hasil penjualan di SPBU yang ada. Antre kendaraan akan semakin berkurang karena banyak yang tidak mampu membeli bensin lagi di atas harga Rp 8500/liter lagi!

Antara RON 88 dan RON 92

BBM Bakal Naik Bulan Juli 2008

Sebuah opsi yang sulit ditolak, ditengah semakin meroketnya harga minyak dunia Pemerintah melalui Mr. JK yang berlatar belakang pengusaha mapan dengan berbagai macam bentuk tantangan dunia usaha yang sudah ia lalui dan jalani, mulai memberikan peringatan bagi kita sekalian selaku rakyat yang mau tidak mau mengakui supremasi duet SBY-JK sebagai pemimpin negara dengan memberikan opsi berat dan menurut pengamat tidak populer yaitu menaikan harga BBM.
Semua sektor jelas akan terpukul, apalagi rakyat jelata yang menggunakan sebagian hidupnya mencari energi.
Dimanakah rasa keadilan bagi rakyat yang diayomi ini ? semua akan berteriak-teriak meminta penurunan harga dan seterusnya.
Saat ini saja pertamina sudah tidak mampu lagi menyediakan energi sebagaimana kebutuhan masyarakat dan juga berdampak pada dunia industri dan sektor penyedia energi lainnya. LPG sudah langka, minyak tanah tidak bisa lagi disubsidi berlebih, ekspor solar secara ilegal semakin marak. Ada apa ini ? 😑 πŸ‘Ώ

Berat … apa lagi alternatif energi pengganti BBM ? Bio-diesel ? (belum ada kabar tuh) Minyak Nilam ? (tidak kedengaran lagi beritanya) Energi lain (?) masih mahal konvertornya ….
sehingga rakyat kembali dipaksa untuk dapat menggunakan energi dengan bijak.

Lanjutkan membaca “BBM Bakal Naik Bulan Juli 2008” β†’

BBM Bakal Naik Bulan Juli 2008

Gaji PNS Daerah Yang Atur

Kenaikan gaji PNS sebagaimana yang diberitakan sebelumnya oleh Men-PAN yang hanya mengalami kenaikan 15% dari gaji pokok rupanya telah disusupkan ke dalam DAU/DAK Pemda masing-masing provinsi, kabupaten, dan kota yang mengatur secara otonom terbatas belanja pegawai. Yang berlaku surut sejak Januari 2008, entah apa langsung dibayarkan ataukah dirapel hingga bulan Maret-April 2008. (Jangan banyak berharap jika bukan Bendaharawan Gaji yang bicara πŸ™‚

Kenaikan gaji ini hanya sedikit sekali signifikansinya terhadap kebutuhan PNS tersebut, contoh : Di Pangkalan Bun, Pemda setempat menyiapkan TUnjangan Kinerja untuk Guru sebesar Rp 50.000/ bulan atau sekitar 5% dari gaji pokok. Di Palangka Raya, untuk pegawai Pemko yang dikaryakan akan menerima tunjangan khusus daerah yang bervariasi seperti pegawai di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Rp 850.000/bulan untuk Gol. IV, Rp 650.000/bulan untuk Gol. III dan Rp 550.000/bulan untuk Gol. II itupun belum terkena PPN (pajak pertambahan nilai) sebesar 10% sebagai wajib pajak otomatis. Di Muara Teweh, para pendidik di kabupaten ini sebelumnya mendapat tunjangan rp 50 rb/ triwulan atau Rp 200 rb/ tahun 2008 dipatok peningkatan tunjangan para pahlawan ini dengan Rp 250 rb/bulan untuk PNS Gol I Rp 300 rb/bln untuk PNS Gol II, Rp 350 rb/ bulan untuk PNS Gol. III dan Rp 450 rb/ bln untuk PNS Gol. IV Non-Eselon. Sementara gaji guru honor bergelar sarjana Rp 450 rb/bulan. Untuk pegawai honor dengan latar pendidikan Sarjana Rp 450 rb/bulan, SMA/SMK/SMU sebesar Rp 415 rb/ bulan, tamatan SMP Rp 400 rb/bulan dan tamat SD Rp 395 rb/bulan.. kebutuhan pegawai di Kabupaten Barito Utara ini sekitar 1.000 orang tenaga pendidik terutama Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris. (Media Kalteng Pos, Selasa, 18-12-2007)

Biar seperti apa kenaikan itu, tetap saja dampak dialami seluruh lapisan masyarakat dengan melambungnya harga bahan pokok dan bahan utama penunjang kehidupan, ditambah antrian di sana-sini yang dikilahkan oleh pemerintah dan penguasa stok masih banyak, sementara di kalangan proletar lainnya ditimbulkan dengan aksi penimbunan BBM karena takut dengan janji pemerintah yang kadang kala jauh dari kesesuaian dengan kenyataan …

Kondisi itu akhirnya kembali rakyat kalangan paria lah yang mengalami sindroma penindasan dan harus juga ikut menanggung semua akibat kebijakan ini. (Baca : buku China Undercover karangan Chen Guidi dan Wu Chuntao terbitan Ufuk Press cetakan ke-2 Oktober 2007). Rakyat kecil juga dikenai pajak secara tidak langsung melalui pungutan-pungutan dan yang menikmati pungutan tersebut yang diamankan dalam perda-perda dan sebagainya para pejabat dan oknum-oknum penguasa baik formal dan informal jualah yang menikmatinya. (Mungkin juga termasuk saya … 😦

Ada yang memerintah tentu ada pasangannya yang bersedia diperintah dan tidak sedikit yang tidak mau menerima perintah atau diperintah. Main perintah nih ?

Gaji PNS Daerah Yang Atur

Penimbun BBM

Kelangkaan BBM mendorong adanya aksi jual yang tidak wajar menggunakan momen kebutuhan darurat orang lain. Setelah disinyalir kelangkaan premium di tingkat pengecer mulai Jumat, 14-12-2007 maka pada hari Sabtu dan Minggu 15-16 desember 2007 dipicu keadaan mengejar untung para spekulan yang terdiri dari para sopir angkot, buruh migran, tukang ojek sampai mahasiswa dan siswa SMA serta beberapa oknum pedagang melakukan aksi beli premium secara antri berulang-ulang dengan membentuk sindikasi terdiri dari 4-6 motor sekaligus untuk kemudian dijual kembali dengan harga tinggi. Beberapa orang hingga hari ini telah 46 oknum diamankan karena kegiatan ekonomi yang dilakukannya meresahkan warga lain dan memicu kelangkaan Bensin premium. Dalam kejadian ini belum setitik pun disinyalir adanya indikasi permainan oleh oknum aparat maupun operator SPBU yang juga menerima bayaran lebih saat mengisikan premium ke dalam jerigen plastik 20 literan (kemarin saya amati dan turut antrian tidak satu pun spekulan berani nekad seperti itu karena pasti dijadikan tumbal oleh ratusan hingga ribuan antriwan dan antriwati)

Lanjutkan membaca “Penimbun BBM” β†’

Penimbun BBM

Kelangkaan BBM

Sudah sejak seminggu ini diawali dengan kelangkaan solar, berbuntut pada antrian panjang mobil-mobil berbadan besar (truk, bis) mobil-mobil mewah dobel gardan yang sering dipakai bepergian surveyor dan perusahaan perkebunan pertambangan kemudian kasus kelangkkan dilanjutkan 5 hari yang lalu kelangkaan mitan = minyak tane. Menyebabkan harga minyak tanah melonjak menjadi Rp 8 ribuan per liter itu pun barangnya masih tidak ada mana sudah ngantre lagi. Di sekitar tempat perumahan kami sudah banyak antrian itu dan sampai jam 22.00 masih saja antre.

Belom lagi 3 hari lalu saya sempat turut ngantre bensin, alasan abis di tingkat pengecer namun di SPBU masih bejibun. Hmm gejala aneh, ditanya ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan bukan wewenang mereka, itu wewenang Hiswana Migas, Polisi, Pertamina. Wah aneh sekali pernyataannya, ada yang ditutup-tutupi nie …. tapi massa cuma bila yach kita wong cilik cuma bisa ngantri dan berharap, kalo marah cuma bisa ngumpat pemerintah.

Jurus anti antre, dan jangan pake antre BBM : (beserta masalahnya)

  1. Nggak pake kendaraan bermotor, ganti dengan kendaraan bertenaga engkol saja. Sepeda mini misalnya.
  2. Transportasi diganti jalan kaki … 10.000 langkah setiap hari membuat badan sehat … (iya setelah tu gempor tapak kaki) Palagi kalo rumah dan kantor berjarak 5 km, pulang pergi kan 10 km pake jalan betis. πŸ™‚
  3. Kalo berkendaraan jangan pake AC (khusus yang mobil) kenapa nggak dijual sekalian mobilnya biar buka toko sepeda dan panti pijat refleksi (untuk pejalan kaki yang cewe cantik saja … πŸ™‚
  4. Biasakan memasak pake kompor berbahan bakar LPG (harga perdana tabungnya sudah sampe 700 rb lah, gimana mo mulai … itupun masih belum dapet kompornya …. tunggu solusi konversi mitan ke LPG … setaon lagi baru nyampe sekarang masak pake apa …. pake lilin atau pake obor sekalian πŸ™‚
  5. Gantilah mitan dengan LPG … (solusi miris ada di poin 4) tapi masih nunggu kompornya dari tiongkok sebab baru dipesan dan tidak diterima BC karena belum bayar fee bea masuk alias kertas bodong … kompor ijo aja masuknya nyelundup … karena mo dijual oleh oknum BC hehehe πŸ™‚
  6. Gantilah mitan = minyak tane dengan minyak sawit … sekalian minyak samin … minyak angin …. minyak gosok … termasuk minyak di wajahmu πŸ™‚
  7. Anti pake kendaraan bermotor BBM, gantilah dengan motor berbahan bakar urin= air kencing dijamin halal dan tiap orang punya πŸ˜›
  8. Jangan ikutan antre, beli aja di eceran wong cuma Rp 8 rb – Rp 15 rb – Rp 20 rb. Masih lumayan 1 liter bisa jalan-jalan dibanding beli pulsa habis juga seharian dan cuma bisa sms-an ama telpon-telponan nggak pake ngantre πŸ˜›
  9. Jangan percaya takhyul dari 8 poin jelex di atas … karena itu semua ngawur …. πŸ™‚

Hari ini, 29 Desember 2007 kembali antrian mobil dan kendaraan R2 berantri ria di SPBU — Masyarakat mengalami fobia akan kekurangan BBM lagi. Saya ikutan juga akh 😦

Kelangkaan BBM