Belajar-mengerti

Dalam mempelajari sebuah ilmu diperlukan ketekunan.
Ilmu dipelajari karena dirasa penting.
Alasan kepentingan sesuai dengan tujuan pelajar.
Pelajar adalah kader-kader bangsa, penerus cita-cita bangsa
Guru adalah empu, ahli, dengan sebutan ki
Pantaskah saya menyandang sebutan ki Rudy ?

Ki Guru bercerita kepada seorang muda siswa,
Hai siswa jika engkau  marah kepada seseorang cobalah engkau paku pohon itu,
dan jika engkau bisa menahan amarahmu selama sehari
cabutlah setiap paku yang kau tanam di pohon itu.
Sejak saat itu muda siswa mengikuti petunjuk Ki Guru,
Setiap kali ia marah ia paku batang pohon,
Betapa kagetnya muda siswa melihat batang pohon penuh dengan paku yang tertancap,
Ia bertanya dengan Ki Guru, guru bagaimana ini?
Ki Guru hanya berdehem, hmmmmmmmm …..
lakukan apa yang telah kuperintahkan kepadamu
Mulai esoknya ia berlatih menahan amarah, setiap kali ia bisa tahan sehari ia bisa mencabut paku dari pohon.
Hingga akhirnya ia yakin, ia bisa menahan diri dan dengan bangga
Ia menunjukkan hasilnya kepada ki Guru,
Ki Guru lihatlah pekerjaanku, apa yang kau perintahkan kepada
telah kulaksanakan dengan baik.
Kembali Ki Guru berdehem, coba perhatikan batang pohon yang kau cabuti itu ?

Apakah kira-kira yang terjadi ?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s