Hadiah Buat Penjahat

Bukan barang baru, bukan hal baru jika setiap saat dan tiap hari, berita-berita media massa dan media sosial menyampaikan kabar kejahatan, tragedi kemanusiaan. Korban dibunuh, korban diperkosa, korban dirampok, korban pelecehan seksual, dan berbagai kejahatan sosial yang terus berkembang dan terus bertambah.

Tidak sedikit penjahat-penjahat mulai dari iseng-iseng, penjahat dengan alasan khilaf, penjahat beralasan terdesak kemiskinan, penjahat yang memang sudah merencanakan kejahatannya, sampai penjahat-penjahatan kambuhan dan residivis menggunakan ilmu-ilmu dan aji-aji keberaniannya melancarkan kekejiannya.

Akibat kekejian itulah banyak korban-korban yang didominasi jenis kelamin perempuan bergelimpangan, ada yang sudah menyerahkan segala-galanya hingga tubuhnya eh jiwanya pun diembat juga oleh para penjahat ini. Ada yang beralasan sepele dan ada yang alasannya dicari-cari dan tidak ketemu akhirnya terpaksa mengakhiri hidup mangsanya.

Penjahat-penjahat seperti ini, yang saya amati dari foto-foto rilis berita kriminal selalu diberi hadiah-hadiah fantastis yang saya sendiri sangat menolak menerimanya, apa?
Ya, hadiahnya adalah timah-timah panas yang dilepaskan dari moncong-moncong senjata api beringas. Ada yang mendapat dua biji, ada yang menerima tiga (satu bonus) karena bromocorah-bromocorah ini mau melarikan diri bahkan melawan petugas kepolisian yang meringkus mereka. Mau tak mau, suka tidak suka tanpa mereka menyanyi “Sakitnya Tuh di sini” tak mau diterima oleh petugas polisi.

Hadiah yang masih jauh dari setimpal dengan tindakan penghilangan nyawa seseorang apapun alasannya !

Hadiah Buat Penjahat