Mencari Penghidupan

https://i1.wp.com/www.hd.co.id/images/foto-minggu/pemulung.jpg
http://www.hd.co.id/images/foto-minggu/pemulung.jpg

Penghidupan adalah cara manusia untuk mempertahankan eksistensi dirinya dengan berbagai macam cara atau jalan. Yang sebagian besar dianggap “normal” menurut ukuran manusia sewajarnya atau bahkan “tidak normal” karena cara menghidupi dirinya tidak menurut manusia biasa.
Gambar di samping ini adalah salah satu contoh cara menghidupi diri sendiri secara “normal” walaupun sebenarnya bagi sebagian besar orang itu adalah pekerjaan yang “hina” …

Sebuah pekerjaan untuk dapat mencapai kehidupan layak diibaratkan seperti film-film dan telenovela yaitu bergelimang kemewahan, harta yang bejibun, memperebutkan harta, memperebutkan warisan, bisa berfoya-foya, bersenang-senang dan hidup beralaskan beton beratapkan plafon setinggi-tingginya, memiliki rumah mewah dan gedong serta tinggal dalam aula. Yah sepertinya itu yang dinamakan penghidupan berkecukupan, tapi kenyataannya tidak terjadi di antara 240 juta penduduk Indonesia ini.

detiknews.com

Salah satu cara mencapai apa yang diimpikan tersebut adalah melalui dunia sekolah. Sepolosnya anak-anak hingga ABG yang bersekolah dari TK, SD, SMP hingga SMA dan Perguruan Tinggi. Baik apakah sekolah umum hingga sekolah kejuruan. Impian hidup enak, mewah, berkecukupan hingga cukup membiayai apa saja keinginan itu adalah bual-bualan. Karena kembali lagi kepada tekad dan lingkungan kita, yang menghendaki bahwa generasi yang sukses bersekolah adalah yang sukses mewujudkan impian orang-orang tuanya. Karena keinginan dari pelajar itu sendiri masih dikatakan “rendah” atau “low level commitment”.

Pelajar-pelajar ini perlahan-lahan menjadi “buta” bahkan “dibutakan” dengan kenyataan sehari-hari. Di mana arus informasi yang deras tanpa disaring dengan mudah mereka terima dari mana saja. Peran orang tua hanya berlaku secara fisik, tetapi secara mental dan rohani, peranan orang tua lebih terasa kasat mata. Orang tua tidak pernah mau tau apa saja yang dialami anak-anaknya selama di sekolah. Seringkali terjadi bullying yang dialami anaknya baru diketahui dari teman-temannya, bahkan baru tahu setelah anaknya yang menjadi korban. Kedekatan antara anak dan orang tua yang semakin jauh juga menjadi faktor kemerosotan hubungan agung ini.  Para orang tua ini merasa, bahwa membahagiakan anak-anak cukup dengan memberi uang jajan, uang keperluan sekolah sampai kebutuhan yang tidak perlu terpenuhkan terpuaskan maka selesailah tugas mereka sebagai orang tua. No no no … itu belum ! Dan bukan itu dulu ! .. 

Kenapa itu sering terjadi ? Karena orang tua juga disibukkan dengan acara mencari penghidupannya sendiri. Sementara anak-anak dibiarkan juga “hidup sendiri” alias diminta menjalankan kehidupan anak-anak sendiri. Anak-anak menikmati dunianya sendiri di depan Henpon, di depan televisi, di depan komputer, bergentayangan ke sana kemari tanpa ada yang mengawasi dan mengoreksi. Karena perilaku itu dianggap wajar sebab itulah kehidupan modern.

Begini saja, mencari penghidupan adalah sebuah tugas mulia manusia di muka bumi ini atau di planet serta tata surya mana pun. Tetapi bukan karena semata mencari penghidupan, kader-kader atau generasi penerus yaitu anak-anak kita sendiri terbengkalai dan tidak terpenuhi kebutuhan moral dan mental mereka. Anak-anak walau bagaimana pun memerlukan orang tua, yang selalu hadir di antara mereka, berbicara dan mengenal mereka serta di saat lain membimbing dan “memarahi mereka”. Karena itu mereka memerlukan orang tua.

Kids in Ubud, Bali, Indonesia. Taken by User:M...
Image via Wikipedia
Mencari Penghidupan

2 pemikiran pada “Mencari Penghidupan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s