Strategi Keunggulan

Strategi menyiratkan bahwa ada kaitan dengan keputusan besar sebuah organisasi, baik dalam melakukan bisnis, pekerjaan, mencapai main goal (tujuan utama), mewujudkan impian atau tekad sebagaimana kampanye. Keputusan ini memungkinkan adanya kegagalan maupun keberhasilan.
Penekanan akan kemungkinan tersebut terletak pada pola tujuan dan kerangka kerja.
Sehingga strategi atau siasat adalah perilaku yang konsisten.

Keputusan strategis yang dihasilkan pemimpin organisasi, pemimpin lembaga, pemimpin partai, pemimpin negara, pemimpin bangsa seharusnya mampu menciptakan keunggulan. Keunggulan ini nantinya menentukan apakah organisasi, lembaga, partai, negara atau bangsa sukses atau tidak dalam lingkungan yang serba penuh persaingan ini.

Dengan demikian sebuah strategi merupakan pelajaran wajib yang sangat menentukan keberhasilan organisasi atau lembaga dalam kondisi tetap survive dalam pertarungan kompetitif tersebut. Maka muncul cara mengelola atau cara mengatur strategi dalam manajemen strategis. Dengan demikian mempelajari strategi menjadi kemanfaatan dan juga menjanjikan keberhasilan di masa depan.

Menurut Pearce dan Robinson, 2003:10 dalam Strategi (Mudrajad Kuncoro, 2006:2)

  1. Rumusan strategi meningkatkan kemampuan organisasi dalam mencegah masalah. Pemimpin dapat segera mendorong staf untuk menyadari keutamaan segi perencanaan dalam langkah organisasi sekaligus mengingatkan pengawasan dan pemantauan serta prediksi terhadap langkah organisasi selanjutnya agar tidak terseret ke dalam masalah yang lebih rumit dan gawat.
  2. Keputusan strategis berbasis kelompok dapat diambil sebagai alternatif solusi terbaik sehingga menghasilkan keputusan bulat, hasil kesepakatan bersama karena merupakan interaksi bersama seluruh anggota organisasi dalam menghadapi gerak organisasi ke masa mendatang dan menghasilkan lebih banyak variasi strategi lain dengan prediksi yang lebih divergen dan kaya perspektif sebab semua orang dalam organisasi turut berpikir, segerak dan setujuan pada akhirnya.
  3. Melibatkan anggota organisasi dalam perencanaan, perumusan, dan pengorganisasian langkah lembaga meningkatkan rasa kepemilikan dan pemahaman mereka mengenai tujuan lembaga dan tentu saja meningkatkan etos kerja, meningkatnya produktivitas dan tentu saja bonus dalam setiap keputusan strategis yang diambil bersama yang pada akhirnya meningkatkan motivasi kerja seluruh anggota organisasi.
  4. Penolakan atau refused atas keputusan perubahan dapat dikurangi sebab prediktif berlaku atas kesepakatan bersama dan dipandang dari banyak perspektif dengan variasi strategis yang heterogen, meningkatkan tingkat partisipasi anggota organisasi dan membuat proses pengambilan keputusan lebih demokratis serta tidak ada kesan otoriter
Strategi Keunggulan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s