Pemberani !

Saya teringat beberapa waktu lalu saat menonton bravehart atau apa judulnya … semacamnya begitulah ! KIsah seorang William Wallace sang pemberani, yang harus mengorbankan keluarganya bahkan dirinya untuk mendirikan harkat Skotlandia agar tidak berada di bawah kekuasaan dominisasi Inggris Raya.

Kembali dengan kejadian bom-bom saat ini, di mana diartikan bahwa Indonesia adalah medan pertempuran kaum Mujahid terhadap kepentingan imperial asing dan ujung-ujungnya adalah kebengisan kaum Yahudi.

Di awal tahun 30-an hingga 45-an, ditilik kembali dari sejarah. Kaum Yahudi adalah kaum marginal yang dibuang oleh kaum “Arya” sebutan penguasa oleh salah seorang Tiran yang bernama Adolf Hitler yang terkenal dengan genosida massalnya. Kemudian di awal 90-an saat konflik Balkan, kaum Bosnia-Serbia juga dilanda genosida etnis massal dengan asumsi dan doktrin yang sama yaitu pembersihan kaum muslim dari Semenanjung Balkan.

Dan kita lihat pergolakan tersebut menghasilkan tokoh-tokoh penjahat perang yang lalu diajukan ke Mahkamah Internasional … dan kabar akhirnya pun kita ketahui diganjar hukuman mati.


Apalagi pembersihan etnis massal kembali terjadi di belahan Afrika tepatnya di Nigeria. Kali ini dengan dalih menghentikan aliran pengaruh barat.
Di Indonesia, pembersihan-pembersihan ini kemudian diasumsikan oleh sebagian besar sebagai konflik antara pribumi dan imperial (kekuatan asing). Yang tanpa tedeng aling-aling menyatakan pemerintahan saat ini adalah pemerintahan “Taghut”.
Itu semua buah dari keberanian, keberanian terus tertempa dan diperoleh melewati berbagai pertempuran dan ekses psikologis kepada si pelaku.
Ada baiknya anda membandingkan dengan hasil penggambaran pemberani di sini dalam film Wolverine Original, yang digambarkan bahwa Jimmy Logan (Wolverine) bersaudara kandung dengan Victor Logan yang kisah asal mula petualangan mereka dari tahun 1845 ! (wow) dan terus tidak bisa mati (immortal) dan terus-menerus mengikuti pertempuran demi pertempuran mulai dari perang sipil AS, perang dunia pertama, perang dunia kedua, perang vietnam hingga akhirnya mencapai masa kini (era penghujung 90-an) … bukankah semangat demi semangat pemberani tertempa, muncul dan akhirnya menghasilkan buah karma akibat peperangan, pertempuran sekalipun orang itu mendapat sebutan Hero atau Pahlawan ?

Seperti keberanian seorang narasumber TV One yang mengaku mantan JI dan sudah mendapatkan keahlian merakit bom, sekalipun berbahankan air seni. Dan saat ditanya apakah Anda akan membuat bom dengan keahlian tersebut ? dan dengan enteng sang narasumber berkata sekenanya “Belum saatnya!” yang menyebabkan narasumber lain, yaitu Kepala Desk Antiteror Menkopolhumkam terperangah …. ckckckck
“Kapan anda akan lakukan?” cecar si wartawati TV One yang pandai bernyanyi tadi, dijawab lagi oleh Bapak Mantan JI yang bertampang religi, ” Saat Yahudi menyerang Indonesia, maka saya akan membantu pemerintah Indonesia melawannya !” …. sekali lagi wow

Sebuah keberanian yang patut diacungi jempol, namun memiriskan hati sanubari saya !
Apakah kita akan kembali berperang dalam balutan semangat yang lain ?

Apakah ini keberanian kita ? Apakah ini keberanian sebagian besar saudara-saudara kita lainnya ?

Begitulah seorang pemberani ….

Pemberani !

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s