(baru) Bab Pertama (saja)

Sari kata dari Marketing Revolution oleh Tung Desem Waringin (harga bukunya Rp 300.000)

Tujuan dari Pemasaran (marketing) : menukarkan nilai tambah yang ada para sebuah produk/jasa ke sebanyak mungkin pembeli/pengguna jasa dan sesering mungkin menyebabkan keuntungan bagi pembeli sekaligus memberikan keuntungan pula bagi si penjual.

Ada dua aliran pemasaran, yakni :
1. Mengingatkan
2. Menawarkan

Aliran mengingatkan, seringkali membutuhkan biaya iklan yang sangat besar namun belum dipastikan akan menghasilkan penjualan. Mengingatkan (awareness) tidak sama dengan penjualan. Artinya : kemungkinan orang akan ingat produk ya, ingat akan produk tertentu ya, tetapi belum tentu akan mau membeli produk tersebut, hal ini tentu akan merugikan pengusaha yang telah mengeluarkan biaya mahal dan besar untuk mengiklankan produk dimaksud jika tidak ada peningkatan penjualan. Aliran ini disebut juga open marketing karena biaya pemasaran tidak bisa diukur dari hasil penjualannya.

Aliran menawarkan atau pemasaran respon langsung (direct response marketing). Biaya pemasaran dapat dibandingkan dengan hasil penjualan, termasuk kegiatan beriklan akan selalu diukur hasil penjualannya sehingga biaya pemasaran dikeluarkan dengan efektif dan efisien. Disebut pula close marketing, karena biaya pemasaran diukur dari hasil penjualannya. Yang terbaik dari aliran menawarkan bahwa biaya pemasaran tidak terbatas (unlimited).

Yang paling penting dari kegiatan pemasaran adalah penjualan yang menghasilkan peningkatan. Atau hasil penjualan meningkat.
Untuk menghasilkan merek (brand) yang perlu adalah publisitas, press release, public relation. Namun, publisitas ini sebaiknya terukur dan korelatif dengan hasil penjualannya. Iklan mengingatkan hanya diterbitkan dalam jangka waktu tertentu yang kemudian dibandingkan dengan iklan mengingatkan lainnya dan selalu dibandingkan hasilnya.

Kombinasi pemasaran yang tepat adalah setelah mengingatkan, ditambah dengan menawarkan keuntungan yang emosional dan ditutup dengan penawaran terbatas (fantastis) bagi yang membeli jasa atau mengambil aksi mengikuti iklan penawaran sebelumnya. Sehingga orang ingat, sekaligus membeli dan bisa diukur efektivitas iklan tersebut.

Marketing revolution berarti peningkatan penjualan secara dramatis, besar, dan ceat. Namun menggunakan sebagian kecil biaya untuk publisitas sehingga awareness akan merek anda meningkat dan pada saat yang simultan menggunakan sebagian besar biaya untuk menawarkan produk ada untuk agar penjualan produk tersebut meningkat.

Sehingga Tung Desem memberikan solusi yaitu Menawarkan banyak nilai tambah yang ada dalam sebuah produk kepada sebanyak mungkin pembeli, dan sesering mungkin sehingga si pembeli untung dan penjual juga untung. Maka disini diharapkan menyampaikan penawaran kepada target pasar sehingga terjadi penjualan kesinambungan secara cepat dan besar.

Tantangan marketing revolution adalah menciptakan penawaran yang menarik dan bisa dipercaya, sehingga si calon pembeli akan berkata kepada dirinya sendiri, bahwa “saya goblok jika tidak mau beli” atau “saya sungguh beruntung bisa membeli”.

Tantangan kedua, yakni menyampaikan penawaran yang begitu menarik dan bisa dipercaya kepada calon pembeli yang tepat.

Pembicara yang menarik, hangat itulah faktor utama mengapa Tung Desem Waringin terpilih sebagai pelatih No. 1 versi Anthony Robbins

(baru) Bab Pertama (saja)