Antrean BBM

Seminggu terakhir ini Palangkaraya mengalami kesulitan BBM dengan antrean-antrean yang panjang di SPBU, pemerintah daerah tak mampu membendung dan mengatasi hal ini. Para pelangsir (pengambil keuntungan dengan membeli bensin di SPBU kemudian dijual kembali secara eceran) banyak diuntungkan, apalagi dengan semakin panjang antreannya maka semakin tinggi pula harga bensin yang dijual secara eceran.

Semula, di awal bulan Juni harga eceran tertinggi bensin “hanya” Rp 6500 hingga Rp 7000 per liter. Namun sejak sepekan terakhir harganya melambung antara Rp 9.000 – Rp 14.000 per liter (ini di ibukota Provinsi Kalimantan Tengah loh) 😡

Berita terkait, Jumat 20 Juni 2008

Berita terkiat, Sabtu, 21 Juni 2008

Dinas Pertambangan dan Energi mengklaim kenaikan harga eceran adalah tanggung jawab Dinas terkait di wilayah pemerintahan Kabupaten dan Kota. Namun sumber lain mengatakan karena lambatnya pasokan bensin dari Kilang di Kaltim menuju Depo Pertamina di Pulang Pisau yang terjadi menurut Pak Budi, manajer pertamina di Banjarmasin.

Pemko Palangka Raya seperti pangku tangan, pihak kepolisian yang biasanya rajin dan pandai merazia kaum pelangsir yang mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain juga tak berdaya.

Pemerintah Kabupaten Seruyan berani mengambil tindakan razia pelangsir BBM agar menjaga harga eceran tertinggi bensin di kabupaten pemekaran berkisar antara Rp 8000 – Rp 9000 dan berusaha menjaga agar tetap berada di bawah harga Rp 9000-an. Masak di Palangka Raya yang Kota ini TIDAK BISA !!!!

APARAT YANG BERWENANG TAK BERDAYA !!!!

Berarti Pemerintah Daerah dapat dikatakan Gagal Menjaga Kesejahteraan Masyarakatnya …. !!!! 👿

susah 😥

sialan 😥

Antrean BBM

3 pemikiran pada “Antrean BBM

  1. daripada ngantri mending jalan2 ato tidur dach….ngisi ja seliter2 di eceran…wasting time bgt ngantri……….brgggggggggggggggg…….mati lampu jugaaa….ulas juga dunk mati lampunya….semua serba tertunda gara2 mati lampu dan BBM

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s