Cara Lambat Menjadi Kaya

Sekarang sedang gencarnya Trilyuner asal Yogya Pak Purdi E. Chandra menggelar seminar hasil pengkajiannya di lembaga EU **saya tak tau apa kepanjangannya** yang diadakan di Palangka Raya

penggagasnya yang punya lisensi Ayam Goreng Tulang Lunak Solo- Presto Solo dan punya lisensi untuk franchise Primagama di Kalteng wong Solo juga (mirip dengan nama belakang saya tuh) …. euy saya lupa namanya ….. maklum malas nanya😛

Nah, saya memikirkan hal yang praktis saja, beli buku dapat tiket. Tiket seharga Rp 250 rb/an per orang, nah kalo yang datang 100 orang bahkan lebih terus dilanjutkan secara bergantian (repeat showing) silakan dikali sendiri. Paling tidak minimal fee pembicara sudah di atas 10 juta-an hasil pembicaraan tentang botol, bodol apa lagi satunya …. dengan satu prinsip Cara Gila Jadi Pengusaha yang ujung-ujungnya Cara Cepat Jadi Kaya dengan Jangan Lama-Lama jadi Karyawan …. judul bagus dan fantastis … fantas banyak yang mau menginvestasikan uangnya sejumlah di atas.

Bukannya nggak mau atau mau menyaingi, cuma sayang uang 250 rb sama buku yang dijual seharga 75 rb, memang sih dapat sertifikat berguna juga untuk urusan portofolio bagi sertifikasi. Nah ada lagi dua event, keduanya juga dapat sertifikat dengan kontribusi 250 rb juga diadakan HMS Univ Palangka Raya dan Univ Muhammadiyah setara seminar nasional. Saya juga belum daftar tuh, btw kembali ke laptop pembicaraan Cara Menjadi Kaya

Saya membaca buku seharga 38 rb terbitan Erlangga tentang Warren Buffet. Pantaslah orang-orang kaya yang quadrilyuner (kira-kira sebutan di atas trilyuner ataw memang sudahkan Pak Purdi mencapai trilyuner berarti penyumbang pajak terbesar dong ke negara RI tercinta terkinclong ini:mrgreen: jangan-jangan cuma fantasi saja seperti desakan ide Tung Desem supaya orang-orang terpana dan berbondong-bondong membeli “dagangan” ini) …

Warren menyarankan, jangan banyak-banyak diversifikasi harta eh maksudnya menyebarkan harta atau saham, ikut pernyertaan modal di mana-mana cukup di tempat yang anda mengerti bisnisnya, usahanya, syukur-syukur usaha keluarga atau teman dekat yang terpercaya dan terjamin kejujurannya serta berlangsung dalam waktu yang sangat lama karena anda akan menginvestasikan uang anda berlama-lama / selama anda hidup di usaha itu. Baru kemudian menikmati hasilnya …. cape deh .. gitu kata banyak orang yang nggak mau nunggu lama prosesnya.

Kemudian  membeli saham saat harganya masih sangat murah dan prospeknya akan kinclong di masa mendatang, kog bisa tau, ya mesti ta, harus tau karena itu uang simpanan kita dan kita harus tau proses usahanya. Tak mesti harus di blue chips atau saham-saham besar (karena pasti mahal harganya), jangan juga berinvestasi di perusahaan yang keliatannya fantastis tapi tidak bisa bertahan lama. Tahan lama disini artinya yang akan beroperasi hingga 20 tahun mendatang, bukan hanya 5-10 tahun saja karena Sisa hasil usaha mereka pasti baru BEP setelah 10 taunan itu.

Investasi berarti kita membeli saham atau menaruh uang di situ karena usaha itu benar-benar bagus dan besok tidak ada lagi yang akan menjual dengan harga yang lebih murah ataw sukur-sukur sama dengan harga saham yang kita beli saat ini. Saham bukan berarti harus ikut bursa efek de el el, ataw main valas. Saham atau surat kepercayaan itu adanya di lembaga kayak koperasi pegawai negeri, koperasi simpan pinjam unit desa atau kalo sudah mencapai taraf bisnis Credit Union di tempat saya namanya Betang Asi atau di segmentasi koperasi pengusaha karet yaitu Koperasi Pakat Dayak (KPD)

Saya melihat proses mencapai kekayaan itu bukan cepat tetapi pelan penuh perhitungan dan hasilnya tidak habis dimakan zaman. Tidak kena regulasi, likuidasi, dan macam-macam istilah yang menyebabkan uang kita habis dimakan deputi gubernur BI

Tahun 2004 pertama kali bergabung dengan CU Betang Asi bersama alm. Riady (meninggal tahun 2006 kalo nggak salah) simpanan saya sampai hari ini melonjak sedikit dari 5 juta, trus nambah 8 juta trus 6 juta sampai akhirnya 19 juta di tahun 2008. Baru punya tambahan 1,6 juta tiap tahun. Masih sedikit, namun maslahatnya lumayan bisa nebus obat sampai 200 rb tiap tahun, rawat inap ditanggung 1 juta selama 10 hari, jaminan asuransi 2 x simpanan (2 x 19 juta) dan perlindungan hutang selama saya kredit dengan CU (saya sudah dua kali kredit dengan nilai 30-an juta selama 5 tahun). Istri dan anak juga menjadi anggota luar biasa. Ini awal perjalanan kami mencapai kekayaan tidak dikejar dalam waktu singkat namun masih menunggu 30 tahun lagi, disamping investasi di AXA life dengan pertanggungan 200 juta-an setelah 20 tahun.

Kesimpulan : cara cepat  menjadi kaya sangatlah high risk, namun cara lambat menjadi kaya lebih manis rasanya dan tak lekang dimakan usia. Bisa diwariskan kemudian.

Cara Lambat Menjadi Kaya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s