Senangnya Menjadi Orang Miskin

Beberapa hari ini di berbagai media pemberitaan bergencaran cerita dan tulisan tentang 4 orang Indonesia yang berhasil dicatat oleh Majalah Forbes sebagai terkaya di Asia ? (CMIIW) yang diantaranya adalah Mr. Aburizal Bakrie dengan kekayaan USD 5,4 milyar (sekitar Rp 50 T) dan Sukanto Tanoto (Bos Garuda Mas Grup) dengan kekayaan “sedikit” di bawahnya sekitar USD 4,7 milyar (sekitar Rp 42 T sahaja).
Menurut Majalah ini yang sudah banyak mencerita akan orang-orang kaya di seluruh dunia, kriteria kaya yang digunakan adalah kekayaan bersih minimal USD 120 juta (Sekitar Rp 1,092 T dengan kurs $1 = Rp 9100) … kapan ya $1 = Rp 1900:mrgreen:

Kemudian ada lagi kriteria yaitu :

ULTRA KAYA dengan kekayaan bersih (net worth) diatas US $ 1 juta (di atas Rp 9,1 M)
KAYA saja dengan kisaran net worth sekitar US $1 juta (Rp 9,1 M)
MAKMUR dengan kriteria net worth sekitar US $ 100.000 – US $1 juta (yah antara Rp 910 juta – Rp 9 M lah) hiss Singlish
MENENGAH dengan kriteria net worth sekitar US $ 25.000 – US $ 100.000 (antara Rp 227,5 juta – 910 juta lah)
MISKIN dengan  kriteria net worth minimal US $ 25.000 (Rp 227,5 juta ya lah!)

Ngitung-ngulik-ngopre … gaji yang saya dapatkan susah payah dengan keringat dan darah pun masih jauh untuk menghasilkan kriteria minimum Rp 227,5 juta yang berarti setiap bulannya mencapai penghasilan bersih di luar potongan, kredit, voucher dan sebagainya sebesar Rp 18,5 juta-an.

Sementara itungan kasar dengan tidak mandi sabunan, ndak gosok gigi pake odol, sikat giginya biar ancur-ancuran, jalan ke kantor pake sepeda engkol, kalo motor pake bensin campur (campur dorong maksudnya), jajan cuma jajan pisang goreng dua ama petis, makan nasi campur kecap dikit nggak pake lauk gorengan, nggak pake minyak rambut, nggak pake parfum, nggak pake jajan ke mall, nggak pake jalan-jalan sore, nggak pake nyumbang-nyumbang barang serebu perak ke kantung manapun … saya pribadi bisa mencapai jumlah 18 juta-an se bulan … kalo diitung dengan kurs masih jauh dari US$ 25.000:mrgreen: … artinya dengan segala cara begitu berhemat mati-matian kembang kempis yang nanti menyebabkan sakit hati (lever loh bukan sakit hati karena kesel), masih tergolong miskin banget. PAlagi kalo bisa nge-net gila-gilaan saat buat posting gila ini (whAT ever lah) …. yach palingan setaun cuma dapat penghasilan $ 1999 itu pun sudah mempet-mempetan …. yai😦

Bagaimana jika disandingkan dengan  gaji manajer ataw Level 27 untuk Pegawai Depkeu yang mencapai Rp 49,5 juta (ntah ini bersih atau gaji pokoknya saja hmmmm❓ berada di kisaran mana ya ? (itung-itungan  dalam USD Gaji Level 27 berarti dalam US$ 65,275 berarti dalam rentang MAKMUR) ….😛 Pantas makmur nah perutnya saja tambun tambun kayak perut Bapa saya yang sudah lama berpindah dimensi ke dimensi ke-2 … berarti besar juga pajak yang dibayarkan pada negara untuk membiayai masyarakat miskin seperti saya ….🙂 horeeeeeee horeeeee horeeeeeee

SELAMAT MISKIN …. KAYA BERMARTABAT MISKIN MELARAT Hwoal lah😦

Eh salah …. KAYA BERMANFAAT MISKIN BERMARTABAT … soalnya sudah baca bukunya Pak Dahlan Iskan (Ganti Hati dengan Tanda Mercy) Asik loh bukunya cuma dengan membayar langganan koran dalam jaringan Jawa Pos atawa JPNN selama 3 bulan udah dapat buku blom lagi koran selama 3 bulan nggak usah bayar … aneh ! pan sudah bayar di muka 3 bulan hehehehe:mrgreen: …. cuy

Senangnya Menjadi Orang Miskin

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s