CU-Betang-Asi

Credit Union adalah lembaga yang menghimpun orang-orang percaya untuk saling membantu.

Kita sudah sering melihat reality show, seperti : Tolong, Uang Kaget, Bedah Rumah, dan lain-lain. tetapi dari sekian tayangan tersebut, yang paling berkesan adalah tayangan Tolong……, di sana terlihat bahwa orang susah secara finansial apakah piringnya pecah, beras nggak ada, nggak ada uang beli baju lebaran, dan lain-lain juga ditolong oleh orang yang secara finansial juga pas-pasan. Tidak pernah ada orang kaya mau menolong tanpa pamrih ataw imbalan. Nah ini juga termasuk kunci mencapai kekayaan …. batin. Bukan kekayaan finansial yang berada di rimba ganas teratas.

Mengapa Credit Union ?

dilembaga ini diajarkan bahawa ada 3 pilar yang menyebabkan manusia miskin bisa berkembang, mengaca pada pengalaman rakyat jerman di tahun 1840-an yang kala ini dilanda depresi ekonomi, banyak orang miskin, musim dingin yang berkepanjangan, dan kelaparan. Sang walikota bertekad mengenyahkan faktor-faktor tersebut dengan berbagai cara, mulai dari menyumbang, memberikan roti gratis, meminta sebagian harta orang kaya untuk disumbangkan tetapi tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan, justru menyuburkan keberadaan masyarakat miskin jerman saat itu. Hingga akhirnya ditetapkan, bahwa yang bisa dibantu adalah orang miskin yang memiliki jaminan dalam hal ini tabungan untuk dipergunakan sebagai modal usaha, eh ternyata cara itu sangat manjur untuk memotivasi rakyat miskin untuk bangkit sehingga ekonomi kerakyatan Jerman meningkat.

Nah, di credit Union Betang Asi, Nilai-nilai serupa diajarkan, diterapkan dan dilestarikan sebagai peningkatan mutu harkat dan martabat terutama masyarakat marginal. Anda dan Saya secara tidak langusng termasuk bagian masyarakat itu, contoh pada saat setiap BUMN dijual atau saham pemerintah mengalami keuntungan, Bank-Bank pelat merah papan atas membukukan profit. Adakah keuntungan itu dibagikan merata kepada masyarakat miskin dan membuat masyarakat miskin ini meningkat taraf hidupnya. Justru semakin banyak rakyat Indonesia menjadi miskin atau di-miskin-kan.

Di Credit Union, diajarkan dan diterapkan kita harus memiliki simpanan tertentu sebagai jaminan aset kita di masa depan dan sementara itu jaminan aset ini bisa dipergunakan untuk mendapatkan modal kerja atau modal konsumsi yang dikembalikan secara bertahap berdasarkan perhitungan tertentu yang sederhana, walaupun meminjam uang di CU, pinjaman Anda tetap diperhitungkan memberikan hasil manfaat kepada penabung/ nasabah. CU sudah mendunia, silakan googling untuk mencari tau tentang Credit Union. Credit Union terbukti menolong negara-negara miskin yang sedang berkembang atau negara dunia ke-3 untuk bangkit dari keterpurukannya.

dengan menjadi anggota CU, berarti anda sudah menolong diri sendiri dan dana yang anda simpankan juga dapat dipergunakan untuk menolong anggota yang lain, sementara itu aset yang ada simpan di CU tetap berkembang sesuai prinsip-prinsip usaha keuangan dan satu catatan lagi…. TANPA DIPUNGUT PAJAK…bukan berarti pengurus dan anggota CU anti pajak, tetapi biaya tinggi pengelolaan keuangan dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan inflasi pada setiap simpanan anggota di Credit Union. Cu bekerja pada tiga dasar, yaitu perbankan, asuransi, dan koperasi. Perbankan untuk pengelolaan keluar masuk uang anggota/ nasabah, koperasi untuk mengatur pengelolaan pengguliran modal kerja/ modal konsumsi, asuransi berarti aset Anda di Credit Union dijamin 100% tidak hanya sebagian. Bayangkan di Bank konvensial, aset Anda yang dijamin hanya Rp 100 juta walaupun jumlah simpanan anda di atas jumlah tersebut, bahkan tahun depan LPPS akan menurunkan nilai jaminan aset di bank konvensional hanya sebesar Rp 50 juta saja.

nah dimanakah letak keamanan kita menyimpan pundi-pundi uang, kalo pemerintahan saja memikirkan untuk melepaskan jaminan keamanan akan kekayaan dan pemilikan uang warga negaranya ?

Sudahkah anda beralih atau mempersiapkan diri menjadi anggota Credit Union ?

Sukseskan Pemilu 2009 dengan klik :

CU-Betang-Asi

2 pemikiran pada “CU-Betang-Asi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s