Pekerjaan ini tidak hanya di-khusus-kan oleh kaum pencoleng, setelah penebang-penebang ilegal berhasil memilirkan triliunan rupiah kayu. Namun sudah merambah ke profesi guru, walaupun bapak yang satu ini hanya guru privat (berarti yang suka ngasi pelajaran tambahan) … dilaporkan seorang guru privat berinisial Nyo (30 tahun) diketahui menilep sebuah scanner seharga Rp 661 ribu bermerk HP yang label harganya belum terlepas yang diperiksa satpam Palma saat dicurigai oleh karyawan Book City (Selasa, 16/4/2008).
Setelah diperiksa dan digelandang ke Polsek Pahandut, dari dalam tas si Nyo ini ditemukan sebuah laptop, empat buah ponsel dengan harga setiap ponsel di atas satu juta rupiah dan beberapa buah gelang pemberat (sepertinya abis pulang fitness niy). Yang barang-barang sisa itu diaku oleh Nyo sebagai barang pribadinya, namun Pak Polisi tidak semudah itu percaya, sekarang kasusnya tengah diadakan pendalaman untuk beberapa meter guna menyingkap modus-modus pencurian terselubung oleh pengunjung Palma.
Hmmm ….. tercoreng dah nama kesatuan guru ini …. karena perbuatan tersangka, Nyo dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan sanksi hukuman 7 tahun penjara. (ajib ajib ajib). ajaib si Nyo ….
Gambar Palma saya ucapkan terima kasih kepada anno_malay

























yak pak, menyedihkan. Namun yang tidak kalah menyedihkan, si guru ini punya lebih dari satu ponsel yang berharga di atas sejuta namun masih pula menginginkan scanner yang “cuma” seharga Rp 661 ribu perak
Oleh: rudyhilkya on April 21, 2008
at 10:20 pm
Sungguh menyedihkan, mungkinkah dia sangat butuh uang untuk hidupnya?! saya teringat berita dikoran, seseorang mencuri rel kereta api, hasilnya untuk membeli makan anak isterinya. mungkinkah dia kalap dan bingung?! ooh, negeriku pencurian merajalela dengan berbagai sebab.
Oleh: Singal on April 21, 2008
at 9:23 pm
saya juga curiga masak yang punya laptop dengan empat hape masih ngembat skener jangan-jangan memang profesi ganda kale, jadi guru biar tampak alim kalo nggak diawas jadai guru maling
Oleh: rudyhilkya on April 18, 2008
at 11:48 pm
busetdah… scanner ditilep… kalo saya sih mending nilep laptop dah, tanggung amat…
sekarang maling serba tanggung dan juga serba salah, maling salah nggak maling juga kasian
Oleh: Malinda on April 18, 2008
at 10:38 pm