Lagi-lagi Indonesa-Malesa

Konflik urat syaraf terus-menerus terjadi antara kedua negara bertetangga ini,

sejak Malaysia mengklaim Ambalat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari “rumahnya”

kembali negara “Harimau” ini mengklaim kekayaan khazanah budaya Indonesia, mulai dari lagu folk song, batik, wayang-wayangan, kemarin Reog Ponorogo ibarat Tari Barong, eh ada lagi Bahasa Indonesia juga diklaim pula sebagai Bahasa Melayu.

Sepertinya kita memang tidak berdaya melawan harimau …

Ada pendapat Pengunjung … ?

Saya takut nanti tarian daerah di sekitar Kalimantan juga diklaim sebagai kekayaan Malaysia …. akh Males Ah membahasakannya … nanti ada yang tersinggung kayak dulu waktu saya ngomel masalah pongo … ehk ….

Stop dulu akh menulis Ujian nasional, sudah ada kolomnya dan Ada Ibu Ivie siap membahas ….. :-)

4 Komentar

  1. indonesia
    Tulisam Desember 7, 2007 di 4:23 pm | Permalink |

    gebug..dan gebug..

  2. Tulisam Desember 3, 2007 di 11:59 am | Permalink |

    thanks Reza atas kunjungannya ….
    Jalan tiada berujung juga ….

  3. Tulisam Desember 2, 2007 di 11:38 pm | Permalink |

    ya…ya.. konflik RI-Malaysia ibarat judul novel, Jalan Tak Ada Ujung. Terus-menerus berseteru

    -salam kenal-

  4. Tulisam Desember 2, 2007 di 12:23 pm | Permalink |

    ya…ya…ya…seperti tak ada ujung ya konflik RI-Malaysia ini

    -salam kenal-

Tulis sebuah Komentar

Anda harus login untuk menuliskan komentar.