Lagi-lagi Indonesa-Malesa
Konflik urat syaraf terus-menerus terjadi antara kedua negara bertetangga ini,
sejak Malaysia mengklaim Ambalat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari “rumahnya”
kembali negara “Harimau” ini mengklaim kekayaan khazanah budaya Indonesia, mulai dari lagu folk song, batik, wayang-wayangan, kemarin Reog Ponorogo ibarat Tari Barong, eh ada lagi Bahasa Indonesia juga diklaim pula sebagai Bahasa Melayu.
Sepertinya kita memang tidak berdaya melawan harimau …
Ada pendapat Pengunjung … ?
Saya takut nanti tarian daerah di sekitar Kalimantan juga diklaim sebagai kekayaan Malaysia …. akh Males Ah membahasakannya … nanti ada yang tersinggung kayak dulu waktu saya ngomel masalah pongo … ehk ….
Stop dulu akh menulis Ujian nasional, sudah ada kolomnya dan Ada Ibu Ivie siap membahas …..
























gebug..dan gebug..
thanks Reza atas kunjungannya ….
Jalan tiada berujung juga ….
ya…ya.. konflik RI-Malaysia ibarat judul novel, Jalan Tak Ada Ujung. Terus-menerus berseteru
-salam kenal-
ya…ya…ya…seperti tak ada ujung ya konflik RI-Malaysia ini
-salam kenal-